Selasa, 17 Mei 2016

Pengalaman Nyata Bersama Dosen "Asyiknya Belajar Bersama Pak Satria"



Hampir setahun yang lalu, waktu kami masih di semester 1, kami mengambil mata kuliah Bahasa Inggris. Dosennya adalah pak Satria Agust. Pada saat dipertemuan pertama mata kuliah bahasa inggris, pak Satria tidak hadir, padahal kami semua sudah menunggu. Karena awal pertemuan, ketua kelas kami belum memiliki nomor ponsel pak Satria. Maka dari itu kami belum bisa mengkonfirmasi hadir tidaknya pak Satria. Dipertemuan kedua juga sama seperti itu, pak satria tidak hadir. Kami merasa sedikit kesal karena perjalanan ke kampus lumayan jauh tetapi setelah tiba di kampus ternyata dosen yang kami tunngu tidak hadir lagi. Akhirnya dipertemuan ketiga pak Satria hadir. Kami merasa lega. Jika dipertemuan ketiga ini pak Satria tidak hadir, ntah bagaimana cara kami membagi waktu untuk mengganti pertemuan sebelumnya.
Dipertemuan ketiga ini menjadi pertemuan pertama kami.
“Good morning” ucapnya ketika langkah pertamanya masuk ke pintu kelas.
“Good morning too, sir” balas kami serentak
“how are u today?”
“I’m fine, thank you.”
Setelah itu pak Satria seperti menunggu dan memberi kode ke kami. Ia menunjuk dirinya sendiri sambil tersenyum. Kami semua bingung. Ternyata ia berharap kami menanyakan kabarnya juga. Dan kami pun mengulangnya.
“I’m fine, thank you. And you?”
“life always treat me well, thanks” jawabnya.
Begitulah seterusnya ketika pak Satria menyapa kami sewaktu ia mengajar kami di dalam kelas.
Pak Satria memiliki suara yang lantang. Ketika ia mengajar, ia sangat lucu dan tidak membosankan. Namun kadang mengejutkan. Ia suka dengan siswa yang aktif, suka bertanya dan menjawab ketika ditanya walaupun jawabannya tidak benar.
Dari SMP hingga sekarang, aku suka pelajaran bahasa Inggris karena aku suka dengan hal yang berkaitan dengan bahasa Inggris. Awalnya aku mengira jika pak Satria ini adalah dosen yang galak dan aku akan sulit mengikuti pelajarannya. Namun, ternyata pak Satria adalah dosen yang baik, ramah, menantang dan tidak membosankan. Ia mengajar dengan baik sehingga aku sangat mudah memahami pelajaran yang ia berikan. Setiap ada pertanyaan, aku selalu menjawab dan aku juga selalu bertanya, sehingga lama kelamaan pak Satria mengenal namaku. Setiap ada tugas atau ketika ia memberi latihan di kelas, ia slalu bertanya kepadaku dan untungnya aku bisa menjawab dengan jawaban yang benar. Sewaktu sedang membahas tugas di kelas, perhatiannya selalu tertuju kepadaku seolah-olah memberi kode agar aku yang menjawab ketika teman-teman di kelas tidak bisa menjawab atau menulis kata-kata yang  menggunakan bahasa Inggris dengan benar. Ketika mengajar pun ia suka memberi kata-kata motivasi untuk kami semua. Karena itu, aku selalu tak sabar menunggu hari Kamis karena ada pelajaran bahasa Inggris. Hasil Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) bahasa Inggris, aku mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.
Walaupun aku dari jurusan Bahasa Indonesia,  tetapi aku senang bisa belajar mata kuliah bahasa Inggris. Apa yang ia ajarkan selalu memberi pengetahuan yang baru untukku. Aku merasa semakin memiliki pengetahuan yang lebih luas tentang bahasa Inggris dari sebelum aku belajar dengan pak Satria. Aku mulai lebih menyukai dan tertarik dengan bahasa Inggris karena pak Satria. Aku juga termotivasi untuk bisa menguasai bahasa internasional ini. Namun sayangnya di semester selanjutnya, pak Satria tidak lagi mengajar kami. Kami tidak ada lagi mata kuliah yang berkaitan dengan bahasa Inggris. Rasanya seperti hampa jika tidak belajar bahasa Inggris, bahkan aku ingin sekali pindah ke jurusan bahasa Inggris.
            Walaupun sudah tidak bertemu dengan pak Satria lagi, aku tetap mempelajari dan mengingat semua pengetahuan yang berkaitan dengan bahasa inggris yang sudah ia berikan kepada kami semua.
Thank you so much………….

Tidak ada komentar:

Posting Komentar