Julia
Susanty adalah seorang wanita yang lahir di Kijang, 17 Juli 1997. Ia tinggal di Jalan Nusantara km 17, Kijang. Ia
pernah bersekolah di Tk Mutiara, SDN 002 Tanjungpinang Timur, SMPN 7
Tanjungpinang dan SMAN 2 Tanjungpinang. Sekarang ia sedang melanjutkan
pendidikannya di Universitas Medan Area (UMA), pada Fakultas Ekonomi (Fekon)
jurusan akutansi. Ia memilih melanjutkan pendidikannya di Universitas Medan
Area karena itu salah satu perguruan tinggi swasta di Medan yang sudah
terakreditasi A dan merupakan salah satu universitas yang tidak diblacklist
dari perusahaan. Ia tidak melanjutkan pendidikan di kotanya, yaitu kota
Tanjungpinang karena ia sudah niat
kuliah di Medan sejak ia masih SMA. Jurusan yang ia pilih sesuai dengan
cita-citanya karena pada waktu SMA ia sudah mulai mengenal akuntansi hingga ia
tertarik unuk mempelajari akuntansi lebih dalam. Ia bisa mengikuti semua mata
kuliah yang ada di jurusan perkuliahannya, hanya saja ia sedikit kesulitan jika
suasana belajar tidak berjalan baik dan jikaa materinya sulit untuk dipahami.
Ia
sudah bisa membiasakan diri di kota orang. Hanya butuh waktu sekitar 1 bulan
untuk bisa membiasakan diri di kota Medan. Mulai dari cara berbicara hingga dapat
mengartikan bahasa daerah yang ada di kota Medan. Dengan cara beradaptasi
dengan teman asal kota tersebut akan membuat ia lebih mudah beradaptasi di kota
Medan. Dalam setahun hanya 2 kali ia pulang ke kota asalnya, yaitu sewaktu hari
raya besar dan libur semester. Tetapi jika ada libur panjang selain hari raya
dan libur semester, ia pulang ke kota asalnya. Ia sudah terbiasa berangkat
sendirian tanpa didampingi teman atau orang lain.
Target
masa perkuliahannya adalah 4 tahun. Setelah lulus S1, ia akan melanjutkan ke S2
tetapi sebelum melanjutkan pendidikan S2, ia akan bekerja karena ia masih ingin
mencari pengalaman kerja. Namun, ia ingin mencari pekerjaan di kota lain selain
di kota Medan karena ia tertarik mencari pengalaman. Ia tidak ingin bekerja di
kota asalnya karena menurutnya bahwa kemungkinan besar prospek pekerjaan untuk
seorang akuntan di kotanya sangat kecil. Ia ingin bekerja di sebuah perusahaan
besar atau di bank sesuai prospek kerja seorang akuntan. Jika ia tidak memiliki
kesempatan bisa bekerja di sebuah perusahaan besar ataupun di bank, ia akan membuat
usaha jasa auditing. Lalu, setelah itu ia ingin melanjutkan pendidikannya di
luar negeri, yaitu di Singapura engan jurusan yang sama. Jika pada saat itu ia
sudah mendapatkan pekerjaan di dalam negeri, maka pekerjaannya ia tinggalkan
karena ia hanya ingin mendapatkan pengalaman etika berbisnis di negerinya sendiri,
lalu di aplikasikan saat bekerja di luar negeri nanti. Jika ketika ia sudah
lulus S2, ia akan bekerja di Singapura dan membuka sebuah usaha. Jika usahanya
tidak laku, ia akan minta bantuan dengan kerabatnya. Ia tidak kembali ke
negerinya sendiri jika ia sudah mendapatkan pengalaman di Singapura. Tetapi ia
tidak menetap, hanya sebagai warga Negara asing. Selain menambah visa Negara,
bergaji uang dollar, kehidupannya akan terjamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar